Pengalaman Ke Pulau Tidung Di Bulan Oktober

Kali ini tim backpacker saya pergi ke Pulau Tidung pada bulan Oktober 2011. Pulau Tidung terletak di Kepulauan Seribu, sebelah utara Jakarta. Kami adalah aku, Haryus, Adi, Dhito, Jiwo, Lutfi, Rizky, Khairul, Kamal. Sebenarnya, rencana kita adalah menuju ke pulau karimun, pulau karimun yang terletak di utara kota semarang, sekitar 6 jam dengan perahu. Cukup jauh dari sini, musim hujan juga, jadi beberapa temanku pun ikut ikut dalam perjalanan. Lalu aku mengubah rencananya dengan cara yang lebih mudah. Saya menawari mereka untuk pergi ke pulau tidung, pulau ini seindah pulau karimun. Mereka setuju, jadi kami berangkat.

Pengalaman Ke Pulau Tidung Di Bulan Oktober. Kami berangkat dari bandung dengan kereta pukul 8.00 WIB, kelas bisnis, harganya Rp45.000 / pax. Selama di kereta, kita tidak pernah berhenti berbicara dan bermain kartu. Kami tiba di stasiun kereta gambir sekitar pukul 11.30. Kami harus menunggu sampai pagi hari untuk pergi ke pelabuhan muara angke, karena waktu keberangkatan kapal pukul 7.00 pagi, tidak ada tempat yang tepat untuk bermalam di pelabuhan, karena itu adalah pelabuhan kapal nelayan, sangat bau dan kotor.

Kami tidur di stasiun kereta sampai jam 4.30 pagi. Kemudian pada pukul 5.00 saya menyewa taksi dan sebuah minibus avanza menuju pelabuhan muara angke, harganya 120.000 untuk keduanya. Cukup 1 jam perjalanan dari pulau tidung. Kami tiba di pelabuhan pada pukul 06.00 pagi, membeli sarapan pagi. Tarif tiket kapal adalah Rp33.000 / pax, kami bayar saat di kapal. Perahu tersebut meninggalkan pelabuhan pada pukul 07.00. Ini adalah perahu kecil, jadi bersiaplah untuk mual, jika itu ombak tinggi di laut.

Kami tiba di pulau pada 09:30, ketika saya melihat pulau ini untuk pertama kalinya, itu membuat saya terkesan, matahari bersinar di langit biru di atas samudera biru. Saya sudah memesan akomodasi sebelumnya, pak mansur milik. Kami menyewa satu rumah, rumah itu baru dibangun, bagus dan bersih. Untuk rumah, harganya Rp250.000 untuk dua malam. Saya mendapat harga termurah karena saya tawar menawar, saya pandai tawar menawar, haha. Anda tidak akan mendapatkan harga murah itu. Anda tahu, termasuk dua kali sarapan, dan minum. Pulau ini kecil, Anda tidak perlu mobil atau motor, kita mengendarai sepeda untuk berkeliling pulau. Untuk menyewa sepeda, harganya Rp17.000 untuk dua hari / orang tua.

Kami mencoba banana boat seharga Rp35.000 / orang. Sungguh menakjubkan, Anda harus mencoba banana boat ini, saya suka saat pengendara perahu memutar perahu dengan tajam, jadi kita jatuh ke laut. Ada cerita menarik. Pengalaman Ke Pulau Tidung Di Bulan Oktober. Dhito tidak melepas tangannya dari pisang, jadi saat terbalik, dito tenggelam di bawah pisang. Saya sangat khawatir, maka saya berteriak agar adi segera berenang menuju pisang untuk menyelamatkan dito, dan saya juga mencoba untuk berenang cepat. Pilih tours pulau pari sekarang. Kemudian, pengendara perahu menarik tali pisang, lalu dito muncul ke permukaan laut. Oh, terimakasih tuhan.

Sore hari, kami mengendarai sepeda di sekitar pulau sampai ke tepi. Matahari hampir terbenam, kita harus segera kembali, karena tidak ada cahaya di sana, matahari akan sangat gelap. Tapi rantai motor saya rusak, sulit diatasi, lalu saya mencari tali, lalu mengikatnya ke motor Adi. Keesokan harinya, kami pergi untuk snorkeling. Kami memesan kapal dan jas oleh mr.mansur. Perahu seharga Rp300.000, jasnya seharga Rp35.000 / orang. Itu Bagus!

Kami kembali pada hari minggu, ada dua jadwal kapal pada hari Minggu dari pulau tidung ke muara angke, yaitu pukul 07.00 dan 13.00. Kami mengambil yang 1,00 pm. Dari muara angke kami naik taksi, pergi ke stasiun kereta gambir. Klik wisata Pulau Tidung. Pengalaman Ke Pulau Tidung Di Bulan Oktober. Saat itu, saya tidak tahu kenapa, tiket kereta api sangat mahal, Rp80.000. Jadi saya memutuskan untuk menyewa mobil. Sekali lagi, saya menawar harganya, saya membeli Rp425.000 untuk satu minibus avanza. Tidung adalah sepotong surga yang hilang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *